INDERA KEENAM

Bukalah indera keeanam anda, munculkan kepekaan dan
tangkaplah informasi tentang dunia sekitar yang tidak bisa diperoleh dengan kelima indra.

AKTIVASI INDERA KEENAM MASTER INDERA KEENAM

Ilmu Indera Keenam Tirakat Jawa

Indera Keenam merupakan salah satu ilmu spiritual yang keberadaannya tidak terlepas dari keinginan manusia untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Namun disamping posisinya sebagai sarana meningkatkan kualitas iman, Indera Keenam juga menjanjikan keberkahan yang tidak sedikit dan kemudahan dalam segala hajat. Karena alasan inilah Indera Keenam terus dipraktekkan dan dilestarikan dari jaman ke jaman.

Melalui situs www.inderakeenam.com ini Ustadz Masrukhan berniat untuk ikut ambil bagian dalam upaya pelestarian Indera Keenam sebagai salah satu warisan spiritual dari leluhur yang patut dipertahankan dan diteruskan kepada generasi selanjutnya. Bagi beliau, Indera Keenam bukan sekedar warisan nenek moyang, tetapi juga titipan anak-cucu kita dan anugerah Tuhan yang manfaatnya perlu dibagi kepada sesama. Itulah sebabnya beliau mengusahakan sedemikian rupa agar Indera Keenam dapat dipelajari dan diamalkan oleh seluruh kalangan tanpa menganakemaskan satu kaum dan menganaktirikan kaum yang lain. Hasilnya, Indera Keenam merupakan ilmu spiritual yang dapat dipelajari oleh siapapun tanpa batasan jenis kelamin, agama maupun latar belakang kesukuan pengamalnya.

Menyambung keluwesan pembelajaran Indera Keenam dari Ustadz Masrukhan, Anda juga tidak perlu mengkhawatirkan adanya pantangan atau efek samping apapun yang bakal memberatkan langkah Anda dalam mengarungi hidup ke depannya nanti. Tidak ada yang namanya susah jodoh, tidak ada juga yang namanya seret rezeki. Terlebih lagi Anda akan mempelajari ilmu spiritual ini di bawah bimbingan seorang guru berkompeten dan berpengalaman yang ajarannya dapat Anda ikuti dengan mudah tanpa berbelit-belit dan tanpa tirakat berat yang sulit dan rumit.

Selain amalannya yang jauh dari kata membingungkan, kelebihan Indera Keenam juga terletak pada kemasannya yang modern dan praktis. Sehingga Anda bisa mempelajarinya dari jarak jauh tanpa harus mengorbankan aktivitas atau jadwal sehari-hari Anda. Pembelajaran jarak jauh ini sengaja dirancang demi menjembatani keinginan orang-orang yang sebenarnya sangat tertarik untuk memiliki Indera Keenam, namun tidak bisa meluangkan waktu yang demikian panjang untuk berguru dan bertirakat.

Kemudian sebagai bukti pembelajaran Indera Keenam, Anda akan mendapatkan sertifikat resmi dari Asosiasi Parapsikologi Nusantara yang ditandatangani oleh Ustadz Masrukhan sendiri. Bonus berupa Pendulum Energi juga akan kami kirim ke alamat Anda bersama paket Indera Keenam yang Anda pesan. Pendulum Energi sendiri merupakan sebuah sarana untuk mendeteksi keberadaan energi yang keterangan lengkapnya dapat Anda baca di www.masrukhan.com.

Indera Keenam tidak ubahnya seperti permata yang dapat Anda wariskan kepada anak-cucu Anda. Namun berbeda dengan batu permata yang hanya dapat diwariskan wujud fisik dan nilai materialnya semata, Indera Keenam beserta keseluruhan manfaatnya merupakan harta yang nilainya tidak akan berkurang dan tidak akan hilang sampai ke ujung jaman. Hal ini sejalan dengan salah satu harapan utama kami agar ada lebih banyak orang yang dapat memetik hikmah dan memanen keberkahan yang tidak akan pernah surut dimakan usia.

Description: ilmu-indra-keenam-tirakat-jawaalasan orang ingin membuka indra keenam??

biasanya alasan orang ingin membuka mata batin atau indra ke enam, karena mereka terjerat oleh rasa ingin tahu tentang dunia alam gaib. bagaimana sih alam gaib itu? bagaimana bentuk mereka? pertanyaan-pertanyaan itu sering kali muncul di telinga kita? nah, disini saya akan membahas untuk mengaktifkan indra ke enam kita sendiri.

sebenarnya tidak sulit untuk mengaktifkan indra keenam, hanya membutuhkan ke sabaran dan kesungguhan dalam hal ini. karena sebenarnya semua orang dapat melakukan itu, indra ke enam adalah indra yang kita miliki tapi kita tak pernah menggunakanya. cara yang saya berikan disini ada 2 cara, yaitu pendekatan diri kepada Tuhan dan meditasi. jika ingin berhasil cepat gunakanlah kedua cara itu, jika cuma salah satu mungkin akan memakan waktu yang lebih lama.

Tirakat Sebagai Penyatuan Dengan Tuhan

Ada sebuah pertanyaan sederhana yang cukup untuk menjadi bahan perenungan. Pertanyaannya adalah kalau memang kehendak manusia (semua manusia) adalah ungkapan kehendak Allah, lalu kenapa untuk mencapai Allah, manusia perlu tirakat dan meninggalkan hal-hal yang berbau duniawi? Dengan kata lain, kenapa manusia harus banyak mengekang kehendak dan keinginannya untuk menyatu dengan Tuhan?

Apa itu Tirakat??

Tirakat merupakan laku yang harus dijalani oleh seseorang untuk tujuan yang beragam. Diantaranya dan ini yang paling banyak tujuan yang dicari oleh ahli tirakat adalah untuk mendapatkan kesaktian dan benda-benda keramat lainnya.

Tujuan Dari Tirakat??

Tujuan tirakat yang paling utama yang terdapat dalam hampir semua agama adalah menyatu dengan tuhan-Nya. Dalam sejarah agama-agama (pandangan hidup seseorang), banyak cerita tentang tirakat dalam rangka penyatuan ini. Buddha dengan semedinya. Rasul Muhammad dengan gua Hiro-nya. Plato dengan perenungan-perenungan dan pengasingannya. Martin Heidegger (seorang filosof jerman) dengan pengasingannya di rumah terpencil. Dan sunan Kali Jogo dengan tongkat di pinggir sungai.

Tirakat mengambil pola bermacam-macam; ada yang berpuasa, semedi di gua-gua, tidak tidur di malam hari, mengurangi makan dan tidur, ada juga yang tidur dan tidak makan selama beberapa hari. Intinya semua pola itu mengarah kepada penyucian diri.

Penyucian diri secara sederhana bisa didefinisikan dengan penyucian dari kekotoran. Baik kekotoran itu mengambil bentuk kekotoran lahir (tubuh dengan makanan tidak halal dan tidak baik yang masuk) maupun kekotoran batin (pikiran yang punya niat dan keinginan yang bermacam-macam).

Kekotoran batin bisa diakibatkan oleh tindakan kita sendiri dalam keseharian kita. Pikiran ini bagaikan pita kaset yang selalu bergerak. Alat perekamnya adalah indra kita baik penglihatan, pendengaran maupun yang lain. Apa yang kita lihat, bagaikan potret yang langsung meng-capture obyek yang ada di luar diri kita. Semuanya capture atau hasil jebretan itu langsung masuk ke hardissk kita yang berupa sel-sel tubuh yang di dalam inti sel merupakan ruang kosong berisi semua hal yang kita simpan.

Kalau dalam kehidupan sehari-hari kita menyimpan rekaman yang tidak layak menurut moral kemanusiaan, maka rekaman itu berakibat buruk kepada diri kita. Kita akan merasa tegang, sering pusing, bahkan hidup pun sering terganggu. Tidur tidak enak. Hidup tidak tenang. Strees. Bahkan ada usaha untuk bunuh diri karena tidak kuat menanggung beban. Itu semua tanda-tanda bahwa tanpa sadar kita telah mereka sesuatu yang tidak layak untuk direkam.

Ibadah semisal shalat, dikir dan wirid sebetulnya defrag (penataan ulang dan penghapusan file-file yang tidak perlu) bagi kita untuk mentralisir racun-racun rekaman yang masuk ke dalam tubuh kita. Wudhu juga defrag cepat (quick defrag) karena air mengandung bioelektrik yang mengandung energi (cahaya) yang bisa menghapus rekaman-rekaman pendek yang tidak layak dan yang tidak diterima oleh tubuh manusia. Sehingga penyucian diri bisa tercapai.

Namun kenapa untuk manunggal dengan tuhan, manusia harus terus menyucikan diri? Jawaban yang paling sederhana dan yang paling logis untuk dikemukakan adalah bahwa tuhan untuk menyucikan diri membuang sifat-sifat yang tidak sesuai dengan kesuciannya kepada manusia. Manusia merupakan makhluk yang paling siap untuk menerima semua kehendak tuhan (amanat tuhan).

Logikanya; semua sifat yang ada di dalam diri manusia adalah kepunyaan tuhan. Namun istilah mempunyai belum tentu menggunakan. Misalnya, saya mempunyai mobil belum tentu saya menggunakan mobil tersebut. Tuhan hanya menggunakan sifat-sifat yang sesuai dengan kesuciannya. Tuhan tidak membutuhkan kesenangan duniawi karena memang itu bertentangan dengan kesuciannya.

Pada akhirnya, yang menggunakan sifat kesenangan duniawi adalah manusia. Yang konon Tuhan mencaci manusia yang dicantumkan dalam al-Qur’an sebagai manusia bodoh yang sanggup menerima amanat yang tidak diterima oleh siapapun selain manusia. Maka sangat wajar kalau dunia ini dipenuhi dengan berbagai macam pernak-pernik kesenangan. Manusia tidak habis-habis idenya untuk menyenangkan dirinya.

Lain soalnya ketika manusia ingin menyatu dengan tuhan, maka otomatis harus meninggalkan dunia kesenangan manusia. Ketika tidur enak, malah disuruh sebaliknya yakni mengurangi tidur. Ketika kita makan enak, kita malah disuruh mengurangi makan. Malahan makan ikan pun harus dihindari. Agar kita betul-betul menjadi wakil Tuhan di Bumi. Karena Tuhan ingin menguji sifatnya melalui af’alnya.

Dengan tirakat yang sungguh – sungguh maka indera keeanam anda akan dengan mudahnya terbuka jika anda merasa kesulitan kang masrukan akan dengan senang hati membantu membuka indra keenam anda.

Berapa Mahar Ilmu Indera Keenam Tirakat Jawa? 

Mahar Ilmu Indera Keenam Tirakat Jawa adalah senilai Rp. 2.990.000,-

Mahar dan Biaya Kirim

Mahar Indera keenam adalah senilai yang Tertera pada masing - masing produk. Mahar tersebut sudah termasuk biaya pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia melalui POS Kilat Khusus. Tambahan biaya kirim sebesar Rp. 35.000,- (tujuan Pulau Jawa) atau Rp. 65.000,- (tujuan luar Pulau Jawa), dan Rp. 120.000,- (tujuan ke Irian & Papua).

Sedangkan apabila alamat kirim Anda berada di luar negeri, maka ada tambahan biaya kirim sebesar:

  • Negara di Asia Tenggara Rp. 250.000,-

  • Negara di ASIA & Australia Rp. 350.000,-

  • Negara di EROPA Rp. 450.000,-

  • Negara di Amerika Rp. 500.000,-